,

Kemenhut Intensif Padamkan Karhutla di Riau & Kepri

oleh -63 Dilihat

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah titik di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri). Satuan tugas gabungan langsung terjun ke lokasi api guna melokalisir perambatan kebakaran agar tidak meluas ke pemukiman warga. Bahkan, tim Manggala Agni bekerja tanpa henti selama 24 jam penuh untuk memadamkan bara api yang tersembunyi di bawah lahan gambut yang kering.

Pemerintah pusat menilai bahwa cuaca ekstrem dan embusan angin kencang menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman di lapangan. Oleh karena itu, Kemenhut mengerahkan helikopter water bombing guna menjangkau titik api yang sulit petugas lalui lewat jalur darat. Pihak kementerian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta TNI/Polri guna memperkuat barisan pengamanan di area rawan kebakaran.

Operasi Pemadaman di Lahan Gambut

Petugas di lapangan memberikan perhatian khusus pada wilayah Riau yang memiliki hamparan lahan gambut cukup luas dan dalam. Selain itu, tim teknis menggunakan pompa air bertekanan tinggi untuk menyuntikkan air ke dalam tanah guna memastikan api benar-benar padam hingga ke akarnya. Sebab, api pada lahan gambut sering kali tampak padam di permukaan namun tetap membara di bagian bawah tanah sehingga memicu kebakaran baru.

Akibatnya, kabut asap tipis mulai menyelimuti beberapa wilayah sehingga jarak pandang pengendara menjadi sedikit terganggu pada pagi hari. Namun, personel satgas tetap optimis dapat mengendalikan situasi asalkan tidak terjadi lonjakan suhu udara yang terlalu ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Selanjutnya, Kemenhut akan menambah personil cadangan dari provinsi tetangga jika luas kebakaran menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Penegakan Hukum bagi Pembakar Lahan

Selain melakukan pemadaman, Kemenhut juga menggandeng aparat penegak hukum untuk mengusut penyebab terjadinya kebakaran di lokasi tersebut. Bahkan, penyidik telah memasang garis peringatan di beberapa area yang terindikasi sengaja masyarakat bakar untuk kepentingan pembukaan lahan perkebunan. Oleh sebab itu, pemerintah tidak akan segan mencabut izin usaha perusahaan jika mereka terbukti lalai dalam menjaga konsesi lahan dari ancaman karhutla.RRI.co.id - Kemenhut Pastikan Karhutla karena Ulah Manusia

Baca juga:Kapolda Riau: Gajah Diburu untuk Gading

“Kami akan tindak tegas siapa pun yang sengaja membakar hutan, baik individu maupun korporasi. Oleh karena itu, pengawasan udara terus kami lakukan,” tegas pejabat Kemenhut di lokasi operasi.

Selanjutnya, tim intejen kehutanan akan mengumpulkan bukti-bukti lapangan guna memperkuat berkas perkara bagi para pelaku pengrusakan lingkungan. Dengan demikian, tindakan tegas ini diharapkan mampu memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap tahunnya.

Mitigasi dan Edukasi Masyarakat Pesisir

Kemenhut juga aktif memberikan sosialisasi kepada warga di Kepulauan Riau mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Sebab, kondisi geografis kepulauan yang memiliki angin laut yang kuat dapat mempercepat penyebaran api ke pulau-pulau di sekitarnya. Oleh karena itu, pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) menjadi garda terdepan dalam mendeteksi titik panas secara dini sebelum api membesar.

Berikut adalah tiga fokus utama operasi Kemenhut saat ini:

  1. Water Bombing: Memprioritaskan pemadaman dari udara untuk memutus jalur api di kawasan hutan lindung.

  2. Penyekatan Lahan: Membuat parit pemisah guna mencegah api merambat ke area perkebunan produktif milik warga.

  3. Patroli Terpadu: Melakukan pengawasan rutin di darat guna memastikan tidak ada aktivitas pembakaran baru secara ilegal.

Meskipun demikian, keberhasilan pemadaman ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar mereka. Sebagai penutup, langkah intensif Kemenhut di Riau dan Kepri merupakan bukti komitmen negara dalam menjaga kedaulatan ekosistem hutan kita. Dengan demikian, mari kita dukung kerja keras para petugas di lapangan dengan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu munculnya titik api baru.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.